Bersamamu, sedetik yang berlalu adalah masa yang melesat begitu jauh mengitari bukit-bukit rasa.
Ada rindu disana membaur dalam gelak tawa, desah manja, titik-titik airmata, juga penantian yang mengikat dirinya pada tepian luka.
Detik pertama, kueja namamu.
Detik kedua, kuuji yakinku.
Detik ketiga, kutimang rindu.
Detik keempat, cintaku berdetak di nadimu.
Dan, seterusnya detikku berdetak di lipatan waktu menunggu rengkuh jemarimu tautkan hati kita, satu
(Sumber : Moammar Emka)
About Me
Followers
Powered by Blogger.
Blog Archive
Popular Posts
-
hello everybody.... nama lengkapku Sheilla Khusnul Intan Sari, nama panggilanku Sheilla, tapi temen-temen kelasku gatau kenapa kok bisa ...
-
13:01 Disini... Kembali aku menyimpanmu dalam ruang memori, lagi.. Tak terlihat kau diruang pandangku kesana kemari.. Sudah 5 har...
-
Setelah sekian lama vakum ngeblog akhirnya aku kembali... Setelah satu tahun sibuk dengan pendidikan akhirnya ada mata kuliah yang membuatk...
-
Masih tetap disini Aku hanya ingin disini, menunggumu pulang dalam peluk mesra layaknya kita dulu yang seperti tanpa kelabu. Aku hany...
-
Aku bunga - bunga layu Yang pasrah terenggut semestamu Menunggu sesuatu yang tak kunjung tahu Kamu, muara semua rindu Hilir dan...
-
3 Oktober 2014, Bendung Gerak Waruturi. Ya, disitulah dan dihari itulah momen-momen baru diciptakan, momen-momen yang akan diabadi...
-
Karena tugas bahasa inggris, terciptalah drama ini oleh Deiya, Oky, Fauzizah, Dian, dan saya... ...
-
Bersamamu, sedetik yang berlalu adalah masa yang melesat begitu jauh mengitari bukit-bukit rasa. Ada rindu disana membaur dalam gelak tawa,...
-
Hai selamat bertemu, lagi.. Aku sudah lama menghindarimu, Sialku lah kau ada di sini, Sungguh tak mudah bagiku, Rasanya tak ingin berna...
-
Cerpen ini dibuat untuk memenuhi tugas bahasa indonesia.... Selamat membaca : ) “Munjungan- Terjadi kasus pembunuhan dan pemerkosaan...
Blogger templates
Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab
0 comments:
Post a Comment